Jumat, 28 Desember 2012

Die Young

Diposting oleh INSYYYYY di 15.44 0 komentar
Jumat, 28 Desember 2012

siang itu pukul 11.25 setelah melihat hasil rontgen dengan penuh keramahan dokter pun mengatakan "kalau sudah siap harus langsung dioperasi, ini yang sering menyebabkan kamu pusing, terserah mau diambil satu satu dulu atau langsung semuanya, operasi kecil aja kok, nanti langsung dikonsultasikan ke dokter bedahnya yaaa."

seketika itu semuanya terasa sepi, hening, lalu perlahan menghilang


videokeman mp3
Die Young – Kesha Song Lyrics

Senin, 24 Desember 2012

Disappointed

Diposting oleh INSYYYYY di 14.24 0 komentar
menunggu. dari kemarin hanya itu. tanpa ada kejelasan. capek. lelah. tak bisa berbuat apa apa. kecewa. lalu sedih.

Senin, 03 Desember 2012

WELCOME

Diposting oleh INSYYYYY di 08.52 0 komentar
WELCOME BACK!!

Sabtu, 08 September 2012

Racun Of The Day

Diposting oleh INSYYYYY di 18.06 0 komentar
Jumpa lagi, dengan insy disini.... (gaya meisy jadul)
Hallo readeeeeerrr, kumaha damang ?
Ngga terasa ya hari sudah berganti minggu, dan minggu berganti bulan, akhirnya baru sekarang ada semangat buat story story lagi. yaaaa kalo kemaren maren sibuk ospek, kalo gitu sekarang deh mau berbagi cerita gimana kehidupan menjadi MaBa, yuk cekidot!

Sebenernya sih disini bukan mau nyeritain gimana ospeknya, karena kalian juga udah dan akan mengalaminya sendiri, dan sensasi setiap orang pasti beda (?)
Sesuai judul posting diatas, postingan kali ini mau ngomongin tentang "racun" yang lagi menyebar dikalangan jurusan saya, atau mungkin yang lebih spesifiknya si anggota genk "De Surya", wah genk apa tuh? genk nero ya? atau genk nori? Bukan, bukan, sekali lagi ini bukan genk anarkis apapun, genk ini berasaskan ke-ALIM-an dan ke-GILA-an, maksudnya?, yaaa maksudnya itu kadang kadang alim, kadang kadang gila :D

Berawal dari kost-an tercinta kami berempat dipertemukan, awalnya saya emang udah kenal sama miracle sejak open house, lalu saya bertemu dengan nerissa juga mareta di kost-an setelah wawancara sparta, dan berawal dari sparta lah kami memulai semua kegilaan itu sampai hari ini. Daritadi katanya ngomongin racun ini mana racun racunnya? Ets sabar bang, itu baru prolog ceritanya! okesip lanjut...

Seperti yang tadi saya ceritakan, semua ini berawal dari sparta, ya, semua ini gara gara sparta! mau tau kenapa? karena sparta kami keracunan lagu sunda Euis yang sudah diaransemen! setiap ketemu tau tau bawaannya mau nyanyi lagu itu, di twitter mention mentionan lirik lagu itu, sampe mau tidur pun nyanyi lagi itu! *engga sumpah yang terkhir cuma lebay doang, biar keliatan totalitas B)*
Mungkin kalian ngga ngerti kenapa bisa kayak gitu, dan kita pun juga sama ngga ngertinya dengan kalian, tapi trust me it works (?) eh salah maksudnya, trust me deh kalo kalian berada di atmosfer yang sama kayak kita ya, kalian juga pasti merasakan hal yang sama kooookkkk :')

Nah yang kedua, kali ini gara gara prabu! sekali lagi biar totalitas, SEMUA INI KARENA PRABU! Bukan! Bukan pak prabu yang main sinetron putri yang ditukar, tapi ini nama event dari BEM UNPAD. Karena tanggal enam september kemaren mau diliput sama wide shot metro tv, jadi hari itu yang bertepatan sama student day, kita (para maba) disuruh latihan flashmob, dan kali ini kita (genk de surya) keracunan lagu 2pm yang put your hands up! kemana mana itu lagu dinyanyiiin deh, sampe di WC juga dinyanyiin *sekali lagi yang terakhir itu lebay* 

Oke, karena waktu yang terbatas dan saya juga masih sibuk banget ya harap dimaklumilah, langsung aja deh kita ngebahas kali ini racunnya itu apa sih? daaaaannn racun of the day adalaaahhhh, jengjengjengjeng.......
OPEN BANANA...OPEN BANANA....OPEN BANANA....OPEN BANANA.....
Gokil abis parah!! abis pulang PDKT seangkatan TMIP langsung pada keracunan lagu itu, ketemu anak TMIP pasti yang diomongin OPEN BANANA! ahahaha pada ngga tau ya? mau tau yaaaa? seru deh pokoknya! yang kayak gini cuma ada di TMIP :D sayangnya nerissa misah sendiri :'(
Yaudah deh segitu dulu ceritanyaaaaa, mau mengistirahatkan badan dulu nih, sampai jumpa lagi yaaaa ;)

                                                      insy-mareta-nerissa-elda-miracle

Minggu, 02 September 2012

This Day

Diposting oleh INSYYYYY di 21.06 0 komentar
thanks Allah for this day, thanks to my parents and my family, thanks to my oppa, and thanks to my friends :)






foto foto taecyeon disini ngga sebanyak dirumaaaahhhhh, tapi untung tadi ada update-an berita tentang dia, yaaa lumayanlah bisa nambah koleksi :)
walaupun hari ini ngga ada yang ngasih gue hadiah, walaupun hari ini ngga ada yang bikinin gue animasi gif, walaupun hari ini ngga ada juga yang bikinin gue video, tapi gue udah cukup seneng banget atas kejadian semalem, makasih banget ya Allah.....alhamdulillah :)


videokeman mp3
Inside My Heart (Moon Embracing the Sun) – Frencheska Farr Song Lyrics

Rabu, 29 Agustus 2012

Missed Me

Diposting oleh INSYYYYY di 12.38 0 komentar
jiyeeeeee yang kangen sama gueee..... :D









utukutukutuk emotnya cedih gituuuu :'-(  sama siii gue jg kangen mainan itu lagi, huft *lamalamagila*

Sabtu, 14 Juli 2012

This is Life

Diposting oleh INSYYYYY di 12.37 0 komentar
kehidupan berjalan seperti halnya menaiki anak tangga, satu persatu kita berusaha menaikinya agar sampai ke puncak, memang terkadang dalam perjalanan itu tak semudah yang kita bayangkan, namun dibalik itu semua kita harus yakin bahwa jalan Allah pasti selalu indah. jangan pernah putus asa, jangan pernah menyerah, dan jangan pernah merasa sendiri karena Allah selalu bersama kita :)

- Langkah pertama UN ☑


Alhamdulillah Allah melancarkan urusanku :)

- Langkah kedua SNMPTN ☑






Ternyata Allah masih ingin melihat usahaku :)

- Langkah ketiga UM ☑





Alhamdulillah ya Allah, mungkin ini memang jalan dariMu untukku, padahal pilihan keduanya matematika, tapi tetap bersyukur, selamat tinggal UI :')

Senin, 09 Juli 2012

With A Smile

Diposting oleh INSYYYYY di 13.05 0 komentar

Lift your head, baby, don’t be scared
Of the things that could go wrong along the way
You’ll get by with a smile
You can’t win at everything but you can try.


Baby, you don’t have to worry
‘Coz there ain’t no need to hurry
No one ever said that there’s an easy way
When they’re closing all their doors
And they don’t want you anymore
This sounds funny but I’ll say it anyway.


Girl I’ll stay through the bad times
Even if I have to fetch you everyday
I’ll get by if you smile
You can never be too happy in this life.


In a world where everybody
Hates a happy ending story
It’s a wonder love can make the world go round
And don’t let it bring you down
And turn your face into a frown
You’ll get along with a little prayer and a song.


(Too doo doo…)
Let me hear you sing it
(Too doo doo…)


In a world where everybody
Hates a happy ending story
It’s a wonder love can make the world go round
But don’t let it bring you down
And turn your face into a frown
You’ll get along with a little prayer and a song.


Lift your head, baby, don’t be scared
Of the things that could go wrong along the way
You’ll get by with a smile
Now it’s time to kiss away those tears goodbye


(Too doo doo…)
Let me hear you sing it
(Too doo doo)



videokeman mp3
With a Smile – Aiza Seguerra Song Lyrics

You Can

Diposting oleh INSYYYYY di 12.59 0 komentar

Kamis, 05 Juli 2012

SMS

Diposting oleh INSYYYYY di 22.04 0 komentar
Y: Gue mau mandi dulu yaa
X: Tumben
Y: Biasalah kan kalo lagi dapet emang jadi rajin mandi :D
X: Kalo gitu tiap hari aja yaaa lo dapetnya
Y: Enak aja lo !
X: Lagian kok mandi kayak keris -_-
Y: Kok keris ?
X: Iya keris keraton solo nohh dimandiin setiap malem satu suro
Y: Ya ampun -_-
X: Sama kebo bulenya juga kaya lo
Y: Maksudnya?
X: Iya disana juga ada kebo bule, jelmaan kyai slamet mandinya juga pas mau satu suro doang
Y: #jleb

Jumat, 15 Juni 2012

a Courage

Diposting oleh INSYYYYY di 15.07 0 komentar

Kamis, 14 Juni 2012

Resmi Jadi Pengangguran

Diposting oleh INSYYYYY di 10.50 0 komentar
1. UN ✔
2. SNMPTN ✔

Haaaaaahhhh Alhamdulillah ya Allah......sekarang tinggal menunggu hasil, semoga eng-Kau memberikan hasil yang terbaik ya Allah, aamiin, semangat ! :)


Reach out your hand
To the possibility
To the miracles you see
Inside that open door
Is that one chance at flight
You’ve been waiting all your life
So take this moment now breathe in and let it out
The time has come for you to spread your wings


Chorus:
Believe in the dream believe in the promise
That you can be all that you wanted to be
Believe in the future you have in your hands
The choice is yours to make so take the chance
Believe in the Dream


Be calm be strong
When you’re living in a moment
You know you can’t go wrong
Become all you can be
Find a place of your own
There in the face of the sun
You’ve got something to say let go give it all the way
The world is waiting now for you to sing


Chorus:
Believe in the dream believe in the promise
That you can be all that you wanted to be
Believe in the future you have in your hands
The choice is yours to make so take the chance
Believe in the Dream


That you’ve always wanted
There’s nothing in the world
You can’t achieve
As long as you feel it
You’ll see that it’s right before your eye
Any moment now
You’ll realize your dream
If you just believe





videokeman mp3
Believe in the Dream – Nina Song Lyrics

Rabu, 06 Juni 2012

Jangan Anggap Keledai Bodoh

Diposting oleh INSYYYYY di 12.28 0 komentar
Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.

Akhirnya, si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya), jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya.

Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian.

Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur. Si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang- guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

Sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga mengguncangkan badannya dan melangkah naik.

Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!


Pelajaran Hidup

Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran.

Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

Setiap masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur" yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah!


Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :

1. Bebaskan dirimu dari kebencian

2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan.

3. Hiduplah sederhana.

4. Berilah lebih banyak.

5. Berharaplah lebih sedikit.

6. Tersenyumlah.

7. Miliki teman yang bisa membuat engkau tersenyum

sumber:
http://www.apakabardunia.com/2012/06/jangan-anggap-keledai-bodoh.html?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Minggu, 03 Juni 2012

Hanarete Itemo

Diposting oleh INSYYYYY di 18.20 0 komentar
(taecyeon)
Futo kimi wo omouyo ano sunde hikaru hitomi wo
Sora ni ukanda mikazuki ni kasaneteru

When I suddenly think of you and those clear and bright eyes
They suddenly appear up in the sky floating above the crescent moon

Ketika aku tiba-tiba memikirkanmu dan itu sangat jelas dimataku
Itu semua tiba-tiba muncul diatas bulan sabit  

(nickhun)
Dekiru no nara nemuri ni ochiru
Sono heya no mado kara yume ni magirete sotto koishisa wo todoketai

If it‘s possible as I fall asleep
And drift into a dream I wish I could send my longing through that room’s window

Mungkin saat aku tertidur
dan hanyut dalam mimpi aku berharap aku bisa mengirim rasa rinduku melalui jendela ruang itu  

(junho)
Sou konnanimo kimi wo omoi tsuzuketeru noni
Komiageru hodo no kimochi ni tabun mada kimi wa kizuitenai

So just like that as I keep on thinking of you
You‘re probably still not aware of this feeling that is welling up

Seperti itulah saat aku terus memikirkanmu
Kau mungkin tak menyadari bahwa perasaan ini masih mengalir  

(junsu)
Hanaretemo kimino kage wa boku ga itoshisade kaite iru to wasurenaide
Boku wa itsudemo sobani iruyo

Even if I‘m away, don‘t forget that I paint your shadow in strokes of dear longing
I‘m always by your side

Bahkan jika aku pergi, ingatlah bahwa aku melukis bayanganmu di dalam kerinduanku
Aku selalu disisimu  

(wooyoung)
Ai-i-ta-i-to-iu, se-tsu-na-i, kotoba wo ima soyokaze ga hakonde kureta ki ga suruyo

Miss you… sorrow… such words come to mind as I’m drowning in the mood carried over by a light breeze

rindu... sedih ... kata-kata datang ke dalam pikiranku saat aku tenggelam dalam suasana hatiku yang terbawa oleh angin  

(junho)
Mou natsukashii kimi no ano kaori no kioku wo sukoshi zutsu sukoshi zutsu ima kono mune ni fufaku suikondeku

Feeling nostalgic again and now little by little I inhale deeply into this chest the memory of your scent

aku mengenangnya lagi dan sedikit demi sedikit aku menarik nafas dalam-dalam dan mengenang dirimu  

(junsu)
Ki ga tsukeba sekaichuu ga kimi de umetsuku sarete irundayo afureru kono omoi wo tomerarenainda

And when you realize it, the whole world is filled with you and I cannot stop this overflowing feeling

dan ketika kau menyadarinya, seluruh dunia dipenuhi oleh bayangmu, dan aku tak bisa menghentikan perasaan yang menyesakkan ini  

(chansung)
Mou kurayami wo kowagaranaide
Hitomi wo tojitanara
Kagayaku tsuki no you ni kanarazu boku ga mitsumete iru kara

Don’t be afraid of the dark anymore
Because as long as you close your eyes
There will definitely be me watching over you like a bright moon

Jangan takut akan gelap lagi
Karena selama kau menutup matamu a
ku pasti menjagamu seperti cahaya bulan  

(junsu)
Sou hanaretemo
Sono kokoro no sora de terashi tsuzuketeru kara
Wasurenaide
Boku wa itsudemo sobani iru yo

So even if we are apart
Because you keep on illuminating the sky of my heart
Don’t forget
I am always by your side

begitu pun ketika kita berpisah
karena kau terus menerangi langit hatiku
Janganlah lupa
aku selalu disisimu





http://istana-isna.blogspot.com/2011/12/2pm-hanarete-itemo-lyrics.html

Minggu, 27 Mei 2012

I Won't Give Up

Diposting oleh INSYYYYY di 11.28 0 komentar
Hello readers, maaf nih lama BANGET ngga posting *bersihin sarang nyamuk*
kangen juga lama ngga posting, tapi apa daya, kehidupan sehari hari sudah terlalu padat, sesekali mengunjungi blog tercinta dan blog teman teman yang lain, blog gue kayaknya ngga ada kemajuan apapun sementara blognya ajeng http://kavaradatavada.blogspot.com/ terus memberikan semangat. semangat jeng ! :)

iya bener kata ajeng, kemaren entah kenapa pas pengumuman undangan itu ada rasa sedihnya. cukup banyak temen temen yang gue anggep kualitasnya lebih bahkan banget dari gue malah ngga keterima, bahkan gue aja kaget pas harry sms "sy,udah daftar tulis?" , padahal harry selalu ranking selama di SMA, di NF juga dia lima besar terus. tapi tetep semangat yaaa kalian, mungkin Allah ingin kalian lebih berusaha lagi, biar lebih greget gitu masuk PTN nya, hehe.

duh bingung nih mau ngomong apa lagi, ngga ada ide, ngga ada semangat. entah kenapa akhir akhir ini gue semakin ngga ada semangat, kondisi pun drop dropan gini. Bismillahirrahmannirrahiim, bantu Insy ya Allah :)
videokeman mp3
I Wont Give Up – Jason Mraz Song Lyrics

Rabu, 11 April 2012

Tears

Diposting oleh INSYYYYY di 21.54 0 komentar
hari ini doa bersama menjelang H-5 UN #PrayForUN
ya yang namanya doa bersama pasti ada sedih sedihan dong yaaa, topik utama yang selalu bikin nangis pasti tentang orang tua, padahal kalo terkesan nalar sih ya kata kata itu kayak basi, karena pasti yang diomongin bayangkan kalo orang tua kalian meninggal. entah seberapa seringnya kata kata itu terulang, tetep aja bagi orang orang yang masih punya hati nurani sih pasti hati mereka bakalan terenyuh dan nangis, buat yang ngga nangis sih ya mereka punya jawaban masing masing.

ngomong ngomong masalah nangis nih ya, setiap orang punya ciri khas nya masing masing dan punya 'bekas'nya masing masing. emang sih biasanya kalo nangis dan air mata itu katanya identik banget sama cewek, dan terkesan cengeng, tapi kalo menurut gue sih nangis itu sebagai luapan emosi aja, daripada marah kadang lebih milih nangis *skip, toh rasul juga sering nangis, ya walaupun nangisnya rasul karena takut Allah sih, tapi itu juga menunjukkan bahwa menangis adalah hal yang wajar bagi pria, right ?

* percakapan singkat sebelum salam salaman dengan guru
ajeng : kok lo bisa sih sy ngga nangis ?
gue : nangis kok, ngga ada bekasnya ya ? gue emang gitu, mau nangis kayak apapun gabakal ada bekasnya, jadi enak ngga ketauan *nyengir kuda* ( dalem hati gue, lo ngga liat aja jeng ini selampe gue kuyup -_- )
yessica : ih enak banget, kalo gue mah nangis sedikit aja langsung bengkak
ajeng : iya gue juga

* tahun lalu pas pesantren kilat
T : lo nangis mel ?
amel : iya, sekuat kuatnya gue kalo kayak begitu mah gue pasti nangis
T : *nunjuk gue* liat dia tuh ngga nangis sama sekali
gue : lo pikir semua yang nangis harus keliatan abis nangis apa ???!!! emangnya gue batu !
T : *diem*

ps : setiap orang berbeda beda dan punya caranya masing masing

Rabu, 28 Maret 2012

Why

Diposting oleh INSYYYYY di 20.18 0 komentar
kalo sering kambuh kambuhan gini gimana gue bisa fokus :(
besok simulasi fisika sama kimia, semoga ngga ada apa apa ya Allah..

Senin, 26 Maret 2012

Welcome Home

Diposting oleh INSYYYYY di 20.49 0 komentar








Rabu, 21 Maret 2012

My Brother My Hero

Diposting oleh INSYYYYY di 21.40 0 komentar
Malem readers, apakah kalian kangen dengan postingan gue ? pastinya iya pake banget kan? ( geer plus plus nih, ahihihi )
okeeee malem ini kalian bakalan disuguhin secangkir dongengan gue
sesuai dengan judul postingan gue " My Brother My Hero " , kali ini gue bakal nyeritain tentang abang gue pastinya, yap ! abang gue yang satu satunya itu, yang paling gue sayang *brb muntah

Nama Lengkap : Muhammad Anggi Karnadi
Nama Panggilan : Obot
TTL: Jakarta, 21 April 1983

okeee cukup aja ya biodatanya, ngga perlu dipublish semua, ngga penting *emang postingan lo ini penting ? plak ! 
gue bakal nyebutin semua mua mua tentang dia. yang pertama, dia itu jorok banget. inget ! perlu digaris bawahi JOROK  pake BANGET !!!
hemmmm, setelah gue fikir lagi ngga perlu ya dijelasin joroknya kayak apa, cukup gue dan adek gue aja yang merasakannya, hiks

Balik lagi ke topik sesuai dengan judul postingan gue. kenapa gue nyebut dia sebagai " My Hero " ?
karena dia selalu datang disaat yang tepat, yap, bukan cuma untuk gue pastinya, tapi untuk seluruh keluarga gue, pokonya dia selalu bisa diandalkan, entah karena dia emang anak laki laki satu satunya atau entah memang dia punya sisi hero dibalik ke jorokkannya itu -,-

Gue inget banget waktu jaman jamannya gue sama adek gue masih pada imut imut *yak! . dirumah cuma tinggal kita berempat doang, ngga tau bonyok waktu itu lagi pada kemana lupa. abang gue pamit mau ke acara pesta ulang tahun temennya, trus dia bilang ke kakak gue kalo ada apa apa nanti langsung telfon dia aja. okelah kita bertigaan cewek cewek manis nan lugu *huek tinggal dirumah. karena pada saat itu memang sudah malam dan memang lagi serem seremnya, entah mungkin karena kita emang parno sendiri atau apa, kita ngedenger suara berisik dilantai atas, sumpah, berisik banget, gue sama adek gue langsung nyuruh uni (panggilan buat kakak cewek gue) nelfon si abang, dan ngga lama kemudian abang gue langsung ada dihadapan kita. wuih, canggih banget ngga tuh ? dan anehnya pas abang gue sampe rumah, suara itu udah ngga ada lagi, dan akhirnya abang gue ngga jadi deh ke acara pesta ulang tahun temennya itu.

Waktu gue dirawat dirumah sakit gara gara DBD. gue tidur seharian, pas gue bangun tau tau ngga ada siapapun dikamar gue, karena gue masih kecil dan polos, gue nangis, gue ngerasa takut banget, akhirnya gue buru buru nelfon abang gue suruh dateng kesitu. ngga lama kemudian, doi dateng, dan itu cepet banget ya kalo diitung jarak rumah gue ke rawamangun berapa lama. dan pas abang gue sampe dia langsung nanya bokap gue kemana, ya karena gue tidur kan gue ngga tau, eh ngga lama bokap gue dateng, ternyata dia abis beli bubur ke depan. kalo dilogikain nih ya, beli bubur ke depan sama dari rumah gue ke rumah sakit masa cepetan yang dari rumah gue sih ??

hero yang ketiga adalah disaat nyokap gue sakit. gue sebagai anak yang terpaksa tunggal, ngga tau harus ngapain lg ketika ngeliat nyokap gue tergeletak dikasur. udah gue kompres, kasih minum jahe, dan apapun udah gue lakuin tapi gue selalu ngerasa ngga cukup aja. akhirnya gue sms abang gue nyuruh dateng ke rumah. padahal ya, pas di sms abang gue bilang kalo dia itu lembur, eh tapi pas maghrib sampe juga dirumah gue. subhanallah banget ya abang gue, makasih ya Allah :')

Jumat, 16 Maret 2012

Ours

Diposting oleh INSYYYYY di 17.03 0 komentar
Elevator buttons and morning air
Strangers' silence makes me want to take the stairs
If you were here we'd laugh about their vacant stares
But right now my time is theirs


Seems like there's always someone who disapproves
They'll judge it like they know about me and you
And the verdict comes from those with nothing else to do
The jury's out, my choice is you


So don't you worry your pretty little mind
People throw rocks at things that shine
And life makes love look hard
The stakes are high, the water's rough
But this love is ours


You never know what people have up their sleeves
Ghosts from your past gonna jump out at me
Lurking in the shadows with their lip gloss smiles
But I don't care 'cause right now you're mine


And you'll say
Don't you worry your pretty little mind
People throw rocks at things that shine
And life makes love look hard
The stakes are high, the water's rough
But this love is ours


And it's not theirs to speculate
If it's wrong and
Your hands are tough
But they are where mine belong and
I'll fight their doubt and give you faith
With this song for you


'Cause I love the gap between your teeth
And I love the riddles that you speak
And any snide remarks from my father about your tattoos will be ignored
'Cause my heart is yours


So don't you worry your pretty little mind
People throw rocks at things that shine
And life makes love look hard
Don't you worry your pretty little mind
People throw rocks at things that shine
But they can't take what's ours
They can't take what's ours


The stakes are high, the water's rough
But this love is ours





videokeman mp3
Ours – Taylor Swift Song Lyrics

Kamis, 15 Maret 2012

Sorry

Diposting oleh INSYYYYY di 19.03 0 komentar


gue itu jahat ya ? jahat ngga sih ?
maaf, kan maksudnya ngga kayak gitu...
iyasih, salah emang
tapi emang bener bener ngga maksud kayak gitu, sama sekali engga !
sekali lagi maaf deh, maaf, maaf, maaaaaaaaaafffff bangeeeeeetttttt
sampe sejuta kali lo suruh gue minta maaf bakal gue lakuin deh, walaupun dengan sejuta maaf dari gue itu ngga bisa bikin suasana hati lo lebih baik
maaf cuma bisa dan berani minta maaf lewat sini
maaf :(



Rabu, 14 Maret 2012

Regret

Diposting oleh INSYYYYY di 13.31 0 komentar


Minggu, 11 Maret 2012

SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARNA KELAPARAN, HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS

Diposting oleh INSYYYYY di 18.56 4 komentar
diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU thdp seorg nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar, namun manajer PT A**** K**** ( B**** grup) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya. Hakim Marzuki menghela nafas, dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, "maafkan saya" , katanya sambil memandang nenek itu, "saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tdk mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa Penuntut Umum". Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, smtr hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang 1jt rupiah ke topi toganya serta berkata kpd hadirin. " Saya atas nama pengadilan, jg menjatuhkan denda kpd tiap orang yang hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yang membiarkan seseorg kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya, saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa ."

Sampai palu diketuk dan hakim marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dgn mengantongi uang 3,5jt rupiah, termasuk uang 50rb yang dibayarkan oleh manajer PT A**** K**** yang tersipu malu karena telah menuntutnya. Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yang bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media untuk jadi contoh kepada aparat penegak hukum lain untuk bekerja menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki yg berhati mulia. silahkan di Bagikan atau share kepada teman teman anda

Sabtu, 10 Maret 2012

GWS My Phone

Diposting oleh INSYYYYY di 09.29 0 komentar




disini (), ngga tau kenapa rasanya aneh banget, kosong, entahlah, mungkin ini lebay banget atau apa terserah, tapi yang jelas, ini yang bener bener gue rasain sekarang. rasa kehilangan, ini bener bener nyiksa, sedih dan hampa.


ps: kita baru merasakan bahwa sesuatu itu sangat berarti bagi kita ketika kita telah kehilangannya #GWSMyPhone

Kamis, 16 Februari 2012

First Love

Diposting oleh INSYYYYY di 21.35 0 komentar
everyone can see
there's change in me
they all say i'm not the same
kid i use to be

don't go out and play
i just dream all day
they don't know what's wrong with me
and i'm too shy to say

it's my first love
what i'm dreaming on
when i go to bed
when i lay my head upon my pillow
don't know what to do

my first love
he think's that i'm too young
he doesn't even know
wish that i could him what i'm feeling
cause i'm feeling my first love

mirror on the wall
does he care at all
does he ever notice me
does he ever found

tell me teddy bear
my love is so unfair
will i ever found away
and answer to my pray
for my first love...

Senin, 13 Februari 2012

Kisah Istri Nabi Luth Menempuh Jalan Kesesatan

Diposting oleh INSYYYYY di 20.42 0 komentar
Kisah ini adalah kisah yang udah dari dulu bikin gue penasaran. setiap gue baca terjemahan Al-Qur'an, gue sering banget baca kisah kisah nabi disana, dan yang paling bikin gue penasaran itu tentang istrinya nabi luth. kenapa gue penasarannya sama istri nabi luth ? sedangkan istri nabi nuh juga durhaka? karena kalo di Al-Qur'an itu udah dijelasin kenapa istrinya nabi nuh durhaka, nah sedangkan tentang istrinya nabi luth ngga dijelasin sama sekali, itu yang bikin gue penasaran. tiap ngaji gue getol banget nyari tentang istrinya nabi luth sampe khatam, tapi apa daya ngga ketemu juga, akhirnya barusan nih, tadi, gue sms murabbi gue, ka ike namanya, gue nanya ke beliau tapi tak kunjung dibalas. saat melihat kompi gue nan cantik ini, tiba tiba terlintas difikiran, kenapa ngga nanya sama si mbah gugel aja? akhirnya gue browsing, dan rasa penasaran gue pun terjawab sudah, mau tau juga? let's check it out !

Nabi Luth diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan risalah-Nya kepada kaumnya itu, termasuk kepada isterinya sendiri. Berkata Nabi Luth kepada mereka seraya mengingatkan: “Mengapa kamu melakukan perbuatan tercela itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun di dunia ini sebelummu? Kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu, bukan kepada wanita. Bahkan kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.” (Al-A’raf: 80-81) 

Memang, kaum Nabi Luth ketika itu berada pada tingkat kebinatangan yang paling rendah, kebejatan akhlak yang paling parah, dan tidak ada manusia seburuk mereka sebelumnya. Mendengar seruan Nabi Luth, seruan seorang nabi Allah yang juga pernah didengar oleh kaum-kaum lain sebelum mereka, rakyat Negeri Sadom merasa terusik kesenangannya. Mereka tidak tinggal diam setelah mendengar seruan kebenaran yang disampaikan oleh Nabi Luth. Mereka terus berfikir, mencari jalan bagaimana agar Nabi Luth tidak dapat mengumandangkan seruannya kembali. Ketika, mereka tengah duduk berfikir, tiba-tiba datang seorang perempuan tua menghampiri mereka. Sebenarnya, sudah lama perempuan tua itu mendengar rencana kaum Luth itu, dan ia tersenyum bangga mendengar rencana itu. 
“Akan kutunjukkan kepada kalian, suatu lubang yang dapat menghalangi seruan Luth,” ujar perempuan tua itu dengan wajah penuh keyakinan. 
“Lubang yang mana itu?” tanya mereka dengan keinginan yang penuh harap. 
“Tidak akan kukatakan hal itu, kecuali aku mendapat sekeping perak sebagai upahnya,” sahut si perempuan tua. 
Tak seorangpun dari keturunan kaum Luth itu yang merasa marah atau hairan mendengar ucapan perempuan tua yang terkenal mata duitan dan sifat halobanya itu. Salah seorang dari mereka memasukkan tangannya ke dalam poketnya; kemudian mengambil sekeping perak dan diberikannya kepada perempuan tua itu. Dengan senyum kemenangan, perempuan tua itu cepat mengambil dan menyembunyikan kepingan perak itu di dadanya. 
“Kalian dapat membatalkan seruan Luth melalui isterinya!” Kata perempuan itu kemudian. 
Terbelalaklah mata kaum Luth ketika mendengar ucapan itu. Mereka semakin mendekatkan telinga masing-masing ke mulut perempuan penipu itu dengan penuh harapan. 
“Bagaimana caranya?” Tanya mereka serentak. 
“Kalian harus bekerjasama dengan isteri Luth untuk menghentikan seruannya kepada kalian.” 
Dengan kesal, salah seorang dari mereka berteriak. “Kami tidak ada urusan dengan isteri Luth!” 
Dengan wajah marah, perempuan tua itu kembali berkata: “Aku lebih mengerti hal itu daripada kalian!” 
“Kalau begitu,” sela salah seorang yang lain. “Apa peranan isteri Luth dalam hal ini?” 
“Dengar baik-baik. Peranan isteri Luth sama seperti perananku bagi kalian sekarang ini,” jawabnya. 
“Jadi, apakah kamu berharap agar isteri Luth dapat menunjuki kami, siapa orang-orang yang dapat memenuhi keinginan kami, sebagaimana yang engkau lakukan kini?” tanya salah seorang dari mereka. 
Dengan kedua mata yang bersinar, disertai kegembiraan haiwani, perempuan tua berlalu sambil bergumam, “Ya... ya...”

Isteri Nabi Luth sedang menyelesaikan sebahagian pekerjaannya ketika terdengar pintu rumahnya diketuk orang. Segera ia berlari, membukakan pintu. Dan seorang perempuan tua tiba-tiba berada di hadapannya. Dengan tergopoh-gapah perempuan tua itu lalu berkata: “Hai, anakku, adakah seteguk air yang dapat menghilangkan dahaga yang kurasakan ini?” 
“Silakan masuk dahulu,” jawab Wa’ilah, isteri Nabi Luth, dengan lembut.” Akan kuambilkan air untukmu.” 
Perempuan tua itu kemudian duduk menunggu, sementara Wa’ilah masuk ke dapurnya. Tak lama kemudian, Wa’ilah kembali dengan membawa bekas yang penuh berisi air untuk tamunya itu. Dengan lahap, si perempuan tua segera meneguk habis air di bekas tersebut, dan kemudian melepas nafas dengan lega. 
“Kami hidup bersama suamiku, Luth namanya, dan dua anak perempuanku,” jawab Wa’ilah. 
Perempuan itu kemudian memalingkan wajahnya ke sekeliling rumah yang kecil itu, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya seakan-akan prihatin akan apa yang dilihatnya. Dengan wajah yang memperlihatkan kesedihan, perempuan tua itu berkata: “Aduhai, apakah kesengsaraan menimpamu, Anakku?” 
“Aku tidak sengsara, bahkan rumah ini cukup bagi kami, dan aku mempunyai suami yang memberiku makan dan minum bersama kedua puteriku,” jawab Wa’ilah. 
Perempuan tua penipu itu lebih mendekat kepada isteri Nabi Luth sambil berkata: “Dapatkah ruangan seperti ini disebut rumah? Dapatkah yang engkau teguk dan engkau rasakan ini disebut makanan atau minuman?” 

Wa’ilah terpegun mendengar ucapan perempuan tuan itu. Dengan penuh kehairanan, ia kemudian bertanya. “Kalau begitu, apa yang selama ini kumakan dan kuminum?” 
Cepat-cepat perempuan tua itu berkata: “Panggillah aku dengan sebutan ibu. Bukankah kedudukanku seperti ibu saudaramu?” Kemudian ia menyambung lagi. “Sesungguhnya semua ini adalah kemiskinan dan kesengsaraan hidup yang membawa kemalangan bagimu, hai anakku. Mengapa kamu tidak masuk ke rumah orang-orang kaya di antara kaummu. Tidakkah kamu melihat kehidupan mereka yang penuh kemegahan, kesenangan, dan kenikmatan...? Kamu berparas cantik, hai anakku. Tidak layak kamu membiarkan kecantikanmu itu dalam kemiskinan hina begini. Tidakkah kamu sedari bahawa kamu tidak mempunyai anak lelaki yang dapat bekerja untuk memberimu makan kelak apabila suamimu meninggal dunia?” 
Wa’ilah, isteri Nabi Luth, mendengarkan dengan saksama semua ucapan perempuan tua itu. Ya, ucapan itu telah membuatnya terlena sambil merenung atap rumahnya. Sesekali ia perhatikan perempuan tua yang semakin mengeraskan suaranya yang penuh nada kesedihan dan kedukaan. Dalam lamunannya itu, tiba-tiba Wa’ilah merasakan pelukan perempuan tua itu di bahunya. 
Ketika perempuan tua itu menghentikan pembicaraannya, isteri Nabi Luth memandang kepadanya sambil berusaha meneliti kalimat-kalimat yang baru didengarnya. Tetapi si perempuan tua tidak memberinya kesempatan untuk berfikir, bahkan ia mulai menyambung pembicaraannya dengan berkata: “Hai, anakku, apakah yang dikerjakan suamimu? Bagaimana hubungannya dengan penduduk Negeri Sadom dan kampung-kampung kecil di sekelilingnya? 
Sesungguhnya orang-orang di sini menginginkan sesuatu yang dapat menyenangkan hati mereka sesuai dengan yang mereka kehendaki. Dan sesuatu yang dicarinya itu dapat menjadi sumber penghasilan dan kekayaan bagi orang yang mahu membantu mereka. Lihatlah! Lihatlah, hai anakku, kepingan-kepingan emas dan perak ini! Sesungguhnya emas dan perak bagiku adalah barang yang mudah kuperolehi. Aku menunjukkan kepada kaumku beberapa lelaki berwajah ‘cantik’ yang datang dari kota. Sedangkan kamu... di rumahmu sering datang beberapa pemuda dan remaja lelaki kepada suamimu. 
Ya, suamimu yang seruannya diperolok-olok oleh kaum kita. Pekerjaan semacam ini sebenarnya tidak memberatkan kamu. Suruhlah salah seorang puterimu menemui sekelompok kaum kita dan memberitahu mereka akan adanya lelaki tampan di rumahmu. Dengan demikian, engkau akan memperoleh emas atau perak sebagai hadiahnya setiap kali engkau kerjakan itu. Bukankah pekerjaan itu amat mudah bagimu? Dengan itu, engkau bersama puteri-puterimu dapat merasakan kenikmatan sesuai dengan apa yang kalian kehendaki.” 
Sambil mengakhiri ucapannya, perempuan tua itu meletakkan dua keping perak di tangan Wa’ilah, dan kemudian segera keluar. Isteri Nabi Luth duduk sambil merenungkan peristiwa yang baru terjadi itu tentang keadaan pekerjaan yang dicadangkan oleh si perempuan tuan. Dan... ia kebingungan sambil berputar-putar di sekitar rumahnya. Suara perempuan tua itu masih terngiang-ngiang di telinganya, sementara di tangannya terselit dua keping perak. Wa’ilah dibayangi keraguan apakah sebaiknya ia terima saja saranan perempuan tua itu. Tetapi, apa yang akan dikatakan orang nanti tentang dirinya jika hal itu ia lakukan; bahawa isteri seorang yang mengaku sebagai Rasul Allah dan menyerukan kebajikan, ternyata, menolong kaumnya dalam melakukan kebatilan. 
Tiba-tiba datang suara yang membisikkan ke telinganya: “Perempuan tua itu telah menasihatimu. Ia tidak mengharapkan sesuatu kecuali kebaikan dan kebahagiaan bagimu. Kamu tidak bertanggungjawab atas apa yang dilakukan oleh kaummu. Dan lagi pekerjaan yang dicadangkan perempuan tua itu sama sekali tidak memberatkanmu. Kamu hanya memberitahu mereka tentang kedatangan tamu-tamu suamimu, Luth. Lekaslah... lekaslah... nanti akan kukatakan... lekas, supaya engkau memperoleh kekayaan dan kenikmatan... Cepatlah...!” 
Dan tiba-tiba, tanpa ragu-ragu, Wa’ilah berkata: “Baiklah, kuterima...” 
“Kalau begitu, selamat kuucapkan kepadamu,” demikian Iblis membisikkan kepadanya.” Sesudah ini engkau akan merasakan kenikmatan di dalam kehidupanmu...” 
Nabi Luth kembali kepada penduduk desa yang berada di sekitar Sadom untuk menyerukan kebenaran Ilahi sesuai dengan perintah Allah kepadanya. “Mengapa kalian mengerjakan perbuatan tercela itu, yang belum pernah diperbuat oleh seorangpun di dunia ini sebelum kalian? Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian bukan kepada wanita, bahkan kalian ini adalah kaum yang melampaui batas.” 
Perlawanan penduduk Sadom terhadap dakwah kebenaran yang disampaikan oleh Nabi Luth kepada mereka membuat kesedihan dan kedukaan di hati Nabi Luth sendiri. Betapa kaumnya tidak mahu menerima kebenaran dan tidak menghendaki diri mereka bersih dari perangai yang hina dan merosakkan itu. 
Hari demi hari berlalu. Setiap isteri Nabi Luth melihat beberapa lelaki datang ke rumahnya, ia segera memberi tahu kaumnya tentang hal itu dan setiap kali berita yang dibawanya sampai kepada kaumnya si perempuan tua datang kepadanya dengan membawa sepotong perak seraya berkata: “Jika engkau selalu menolong kami, nescaya engkau akan dapatkan terus sekeping perak, sementara suamimu tidak dapat menyeru kepadanya.” Wajah perempuan tua itu tertawa seperti tawa syaitan, kemudian pergi... 
Sementara itu, seruan Nabi Luth kepada kaumnya tidak menambah apa-apa kecuali perlawanan dan kesombongan. Mereka tetap selalu berpaling dari ajakan suci itu. Bahkan mereka terus-menerus melakukan perbuatan keji tatkala Nabi Luth memperingatkan akan datangnya seksa Allah atas mereka apabila mereka tidak mahu berhenti dari kesesatannya. Mereka malah menentang Nabi Luth dengan berkata: “Datangkanlah kepada kami azab dari Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.” Maka, Nabi Luth pun memohon kepada Allah, agar Allah menolongnya dari kaumnya. 
Nabi Luth berdoa: “Ya, Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerosakan itu.” (Al-Ankabut: 30)

Allah memperkenankan doa Nabi Luth as, dan mengutus Jibril as. untuk membinasakan mereka. Jibril datang ke Negeri Sadom dengan menyerupai dua orang lelaki yang tampan. “Dia (Luth) merasa susah dan sempit dadanya kerana kedatangan mereka. Dan ia berkata: “Ini adalah hari yang amat sulit.” (Hud: 77)

Nabi Luth as. cemas memikirkan apa yang bakal diperbuat kaumnya jika mereka mengetahui kedatangan tamu lelaki yang berwajah ‘cantik’ di rumahnya. Bagaimana ia dapat mempertahankan dan memelihara mereka dari kemungkaran kaumnya? Ah, bukankah tidak ada yang mengetahui kedatangan mereka, kecuali dia sendiri, dan kedua puterinya? 
Sebaliknya kedatangan kedua tamu Nabi Luth itu merupakan kesempatan bagi isterinya untuk menambah kepingan-kepingan perak yang biasa ia perolehi dari si wanita tua. Sekarang, ia harus mengutus seseorang kepada kaumnya untuk memberitahu mereka. Tetapi kedua puterinya sedang sibuk menyiapkan hidangan bagi kedua tamu ayahnya, atas perintah Nabi Luth. Kerana keinginannya yang mendesak, isteri Luth akhirnya memberi isyarat kepada salah seorang puterinya untuk mendekat. Kemudian ia membiisikkan beberapa kalimat ke telinga anak perempuannya itu. Sesaat kemudian, sang puteri segera keluar rumah untuk memberitahu kaumnya, sebagaimana biasa.

Di tengah-tengah kerumunan orang ramai anak Nabi Luth melihat seorang perempuan tua melambaikan tangan sambil mengisyaratkan panggilan kepadanya. Segera ia mendekati perempuan itu dan memberitahu tentang dua lelaki tampan yang datang ke rumahnya. Perempuan tua itu kemudian menyuruh ia cepat pulang, sementara kelompok lelaki menghampiri seraya bertanya: “Apakah yang terjadi? Apakah ada berita baru?” 
Wajah si perempuan tua menampakkan senyum tipuan sambil berkata: “Kali ini tidak kurang dari empat potong emas harus kuterima.” 
Dengan bersemangat kaumnya bertanya: “Apakah yang terjadi? Apakah ada yang istimewa?” 
Perempuan itu berkata kepada mereka, sementara ia membuka matanya lebar-lebar disertai syaitan. “Kalian akan memperoleh apa yang kalian kehendaki, iaitu dua orang lelaki yang berwajah ‘tampan’. 
Dengan wajah buas dan bernafsu, mereka bertanya dengan tidak sabar. “Di mana mereka? Di mana lelaki berwajah ‘tampan’ itu? “Berikan harta kepadaku terlebih dahulu, barulah kuberi tahu kalian!” Katanya. 
Sebahagian dari mereka menyahut: “Wahai wanita tua, engkau yang tamak, tidak pernah kenyang!” Dan sebahagian yang lain berkata: “Inilah harta untukmu, tetapi cepat katakan, di mana lelaki yang berwajah ‘tampan’ itu?” 
Setelah tangannya menggenggam emas, berkatalah perempuan tua itu kepada mereka. “Mereka ada di rumah Luth...”

Hampir-hampir kaumnya tidak mendengar ucapan perempuan tua itu dengan jelas. Tetapi, sesaat kemudian, mereka berlumba-lumba untuk segera datang ke rumah Nabi Luth. Masing-masing ingin memperoleh kepuasan dari dua lelaki ‘tampan’ yang ada di rumah Luth. 
Sesampainya mereka di sana, didapati pintu rumah Nabi Luth tertutup. Segeralah mereka mengetuk keras sambil berteriak. “Bukakan, Luth bukalah pintu-pintumu! Kalau tidak, kami terpaksa akan memecahkannya!” 
Isteri Nabi Luth mencuba menemui suaminya yang ternyata telah meninggalkan kedua tamunya di dalam kamar, sementara ia sendiri mendekati pintu rumahnya yang tertutup dan memisahkan dia dengan sekumpulan kaumnya. Isteri Nabi Luth mengintai dari balik tirai. Hatinya melonjak kegirangan. Sebentar lagi ia bakal memperoleh sepotong perak dari si perempuan tua, sesuai dengan kebiasaan yang telah berlangsung selama ini. Bahkan di samping itu, tanpa diketahuinya, ia mungkin bakal memperoleh pula sepotong emas sebagai bonus.

Teriakan kaum Luth bertambah keras dan garang. Mereka tak sabar dan ingin memecah pintu agar dapat masuk dan menemui tamu-tamu Nabi Luth. Apakah yang akan dikatakan oleh Nabi Luth atas tindakan kebengisan yang diperbuat oleh naluri haiwan kaumnya yang rendah itu? Nabi Luth pun berdiri terpaku; hanya pintu yang memisahkannya dari kaum durjana itu. Sesaat kemudian, Nabi Luth berkata kepada mereka demi menenangkan keadaan: “Hai, kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu. Maka, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan namaku di hadapan tamuku. Tidak adakah di antaramu seorang yang dapat menbezakan baik dan buruk.

Ya, orang-orang yang berakal ketika itu telah dihinggapi fikiran-fikiran haiwan yang rendah, sehingga nafsu mereka sulit dibendung. Luth kemudian kembali menegaskan permohonannya kepada kaumnya itu, sedangkan isterinya mengintip tidak jauh dari situ. Nabi Luth menawarkan kepada mereka untuk mengahwini puteri-puterinya, tetapi dengan serentak mereka menjawab: “Sesungguhnya engkau telah tahu bahawa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki.”

Sampai di sini, dialog antara Nabi Luth dan kaumnya terputus. Nabi Luth kemudian berfikir, apakah yang akan ia lakukan jika kaumnya memecah pintu rumahnya dan masuk untuk melampiaskan nafsu syaitannya kepada dua orang tamunya. Ia berdiri kebingungan, sedangkan isterinya memandangnya dengan pandangan khianat.

Tiba-tiba tamu Nabi Luth berkata kepadanya: “Sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu; sekali-kali mereka tidak dapat mengganggu engkau.” Kalau begitu, tamu-tamu Nabi Luth adalah utusan-utusan Allah yang datang untuk menimpakan azab kepada penduduk Negeri Sadom yang berbuat kerosakan itu. 
Mendengar semua itu, isteri Nabi Luth merasa khuatir, kerana ia akan gagal memperoleh harta yang selalu diingininya itu. Kebatilan dan pelakunya memang tidak akan pernah kekal, dan kini seksa sedang menghampiri mereka. Berkata utusan-utusan Allah itu kepada Nabi Luth: “Bukakan pintu, dan tinggalkan kami bersama mereka!” Maka, Nabi Luth pun membuka pintu rumahnya. Isteri Nabi Luth merasa cemas tatkala melihat serombongan kaumnya menyerbu masuk dengan penuh kegilaan, dan segera menuju ke arah tamu-tamu Nabi Luth.

Ketika itulah, Jibril menunjukkan kelebihannya. Ia mengembangkan kedua sayapnya dan memukul orang-orang durjana itu. akhirnya, mata mereka, tanpa kecuali, buta seketika. Dengan berteriak kesakitan, mereka semua menghendap-hendap dan bingung, kemana mereka harus berjalan. 
Bertanyalah Nabi Luth kepada Malaikat Jibril: “Apakah kaumku akan dibinasakan saat ini juga?” Malaikat Jibril memberitahu bahawa azab akan ditimpakan kepada kaum Nabi Luth pada waktu Subuh nanti. Mendengar itu, Nabi Luth segera berfikir, bukankah waktu Subuh sudah dekat.

Jibril memerintahkan Nabi Luth agar pergi dengan membawa keluarganya pada akhir malam nanti. Semua keluarga Nabi Luth pada malam itu pergi bersamanya ke luar kota, kecuali Wa’ilah. Isterinya itu bukan lagi termasuk keluarganya yang beriman kepada risalah Allah yang dibawanya. Sebaliknya, Isteri Nabi Luth justeru telah membantu orang-orang yang berbuat kerosakan, dan ia harus menerima akibatnya. Maka, turunlah azab atas dirinya, bersama semua kaum Nabi Luth yang ingkar, sebagaimana yang difirmankan oleh Allah dalam Kitab Suci Al-Quran: “Maka, tatkala datang azab Kami, Kami balikkan (kota itu), dan Kami turunkan di atasnya hujan batu, (seperti) tanah liat dibakar bertubi-tubi. Diberi tanda oleh Tuhanmu. Dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.” 

Sabtu, 04 Februari 2012

Maulid Nabi Muhammad SAW

Diposting oleh INSYYYYY di 09.23 0 komentar


hoaaaaaaaammmmhhh............
hari ini sesuatu banget loh bisa bangun jam segini, alhamdulillah yah
tumben tumbenan banget SMA ter-cinta ku ini ngasih libur, walaupun cuma sehari, entah kenapa semenjak kelas tiga kalo ada libur sehari itu tuh berasa berharga banget !
tentunya ngga lupa ngucapin makasih juga dong sama Nabi Muhammad SAW, karena berkat peringatan maulidnya hari ini bisa libur, dan makasih juga sama Allah karena berkat nikmatnya sampe hari ini gue masih bisa ngerasain libur, hehe



insy-farras
nindy-icha-mella


Jumat, 03 Februari 2012

Baju yang Kotor

Diposting oleh INSYYYYY di 21.13 0 komentar
baju lo udah bersih kan? :D
belum lah, harus dicuci pake air tujuh kali plus lumpur tuh
itu cuma kotor gitu doang ya sy,bukan kena liur anjing -_-

Janji Allah

Diposting oleh INSYYYYY di 15.21 0 komentar
Seorang lelaki yang soleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat Sebuah apel jatuh keluar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah membuat air liur Tsabit terbit, apalagi di hari yang panas dan tengah kehausan. Maka tanpa berfikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang lazat itu, akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahawa buah itu bukan miliknya dan dia belum mendapat izin pemiliknya.

Maka ia segera pergi kedalam kebun buah-buahan itu hendak menemui pemiliknya agar meninta dihalalkan buah yang telah dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. Maka langsung saja dia berkata, “Aku sudah makan setengah dari buah apel ini. Aku berharap anda menghalalkannya”. Orang itu menjawab, “Aku bukan pemilik kebun ini. Aku Khadamnya yang ditugaskan menjaga dan mengurus kebunnya”.

Dengan nada menyesal Tsabit bertanya lagi, “Dimana rumah pemiliknya? Aku akan menemuinya dan minta agar dihalalkan apel yang telah ku makan ini.”Pengurus kebun itu memberitahukan, “Apabila engkau ingin pergi kesana maka engkau harus menempuh perjalan sehari semalam”.

Tsabit bin Ibrahim bertekad akan pergi menemui si pemilik kebun itu. Katanya kepada orang tua itu, “Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku kerana tanpa izin pemiliknya. Bukankah Rasulullah s.a.w. sudah memperingatkan kita melalui sabdanya: “Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka”

Tsabit pergi juga ke rumah pemilik kebun itu, dan setiba di sana dia langsung mengetuk pintu. Setelah si pemilik rumah membukakan pintu, Tsabit langsung memberi salam dengan sopan, seraya berkata,” Wahai tuan yang pemurah, saya sudah terlanjur makan setengah dari buah apel tuan yang jatuh ke luar kebun tuan. Kerana itu mahukah tuan menghalalkan apa yang sudah ku makan itu?”

Lelaki tua yang ada dihadapan Tsabit mengamatinya dengan cermat. Lalu dia berkata tiba-tiba, “Tidak, aku tidak boleh menghalalkannya kecuali dengan satu syarat.” Tsabit merasa khawatir dengan syarat itu kerana takut ia tidak dapat memenuhinya. Maka segera ia bertanya, “Apa syarat itu tuan?” Orang itu menjawab, “Engkau harus mengawini putriku !”

Tsabit bin Ibrahim tidak memahami apa maksud dan tujuan lelaki itu, maka dia berkata, “Apakah kerana hanya aku makan setengah buah apelmu yang keluar dari kebunmu, aku harus mengawini putrimu?”

Tetapi pemilik kebun itu tidak mempedulikan pertanyaan Tsabit. Ia malah menambahkan, katanya, “Sebelum pernikahan dimulai engkau harus tahu dulu kekurangan-kekurangan putriku itu. Dia seorang yang buta, bisu, dan tuli. Lebih dari itu ia juga seorang yang lumpuh!”

Tsabit amat terkejut dengan keterangan si pemilik kebun. Dia berfikir dalam hatinya, apakah perempuan seperti itu patut dia persunting sebagai isteri gara-gara setengah buah apel yang tidak dihalalkan kepadanya? Kemudian pemilik kebun itu menyatakan lagi, “Selain syarat itu aku tidak boleh menghalalkan apa yang telah kau makan !”

Namun Tsabit kemudian menjawab dengan mantap, “Aku akan menerima pinangannya dan perkahwinanya. Aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul ‘alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya kerana aku amat berharap Allah selalu meridhaiku dan mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta’ala”.

Maka pernikahan pun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi yang akan menyaksikan akad nikah mereka. Sesudah perkahwinan selesai, Tsabit dipersilahkan masuk menemui isterinya. Sewaktu Tsabit hendak masuk kamar pengantin, dia berfikir akan tetap mengucapkan salam walaupun isterinya tuli dan bisu, kerana bukankah malaikat Allah yang berkeliaran dalam rumahnya tentu tidak tuli dan bisu juga. Maka iapun mengucapkan salam, “Assalamu”alaikum…”

Tak disangka sama sekali wanita yang ada dihadapannya dan kini resmi jadi isterinya itu menjawab salamnya dengan baik. Ketika Tsabit masuk hendak menghampiri wanita itu , dia mengulurkan tangan untuk menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut kerana wanita yang kini menjadi isterinya itu menyambut uluran tangannya.

Tsabit sempat terhentak menyaksikan kenyataan ini. “Kata ayahnya dia wanita tuli dan bisu tetapi ternyata dia menyambut salamnya dengan baik. Jika demikian berarti wanita yang ada dihadapanku ini dapat mendengar dan tidak bisu. Ayahnya juga mengatakan bahawa dia buta dan lumpuh tetapi ternyata dia menyambut kedatanganku dengan ramah dan mengulurkan tangan dengan mesra pula”, Kata Tsabit dalam hatinya. Tsabit berfikir, mengapa ayahnya menyampaikan berita-berita yang bertentangan dengan yang sebenarnya ?

Setelah Tsabit duduk di samping isterinya, dia bertanya, “Ayahmu mengatakan kepadaku bahawa engkau buta. Mengapa?” Wanita itu kemudian berkata, “Ayahku benar, kerana aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah”. Tsabit bertanya lagi, “Ayahmu juga mengatakan bahawa engkau tuli, mengapa?” Wanita itu menjawab, “Ayahku benar, kerana aku tidak pernah mahu mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat ridha Allah.

Ayahku juga mengatakan kepadamu bahawa aku bisu dan lumpuh, bukan?” Tanya wanita itu kepada Tsabit yang kini sah menjadi suaminya. Tsabit mengangguk perlahan mengiyakan pertanyaan isterinya. Selanjutnya wanita itu berkata, “aku dikatakan bisu kerana dalam banyak hal aku hanya menggunakan lidahku untuk menyebut asma Allah Ta’ala saja. Aku juga dikatakan lumpuh kerana kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang boleh menimbulkan kegusaran Allah Ta’ala”.

Tsabit amat bahagia mendapatkan isteri yang ternyata amat soleh dan wanita yang memelihara dirinya. Dengan bangga ia berkata tentang isterinya, “Ketika kulihat wajahnya… Subhanallah, dia bagaikan bulan purnama di malam yang gelap”.

Tsabit dan isterinya yang salihah dan cantik itu hidup rukun dan berbahagia. Tidak lama kemudian mereka dikurniakan seorang putra yang ilmunya memancarkan hikmah ke seluruh penjuru dunia, Beliau adalah Al Imam Abu Hanifah An Nu’man bin Tsabit. [ahmadriyadhmz.]

ps: dari cerita tersebut bisa kita ambil hikmah bahwa janji Allah itu benar sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur'an surat An-Nur (24) : 26 yang artinya " perempuan perempuan yang keji untuk laki laki yang keji, dan laki laki yang keji untuk perempuan perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan perempuan yang baik untuk laki laki yang baik, dan laki laki yang baik untuk perempuan perempuan yang baik (pula). mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga) "

Rabu, 01 Februari 2012

Random

Diposting oleh INSYYYYY di 19.29 0 komentar
hari selasa seperti biasanya gue nf, pas di nf gue udah ngerencanain tuh kalo pulang nf nanti mau belajar fisika karena besoknya disekolah ada tes, padahal rasanya tuh udah ngantuk banget banget deh saking kemaren marennya banyak tugas yang dateline banget. bel pulang nf bunyi, gue, ajeng sama mira buru buru keluar kelas, malah kita yang pertama keluar, pengen buru buru pulang, tapi ternyata motornya ajeng belum bisa keluar, dan akhirnya gue nunggin ajeng sementara mira pulang duluan.diparkiran sambil nungguin ajeng, tiba tiba si gendut nyamperin gue
" udah baca surat ? "
" surat apaan ? "
" oh belum berarti "
terus pergi gitu aja, yaudah kan gue masih slow aja nungguin ajeng. ngga lama kemudian gendut dateng lagi tapi udah naik motor
" coba cek ditas lo ? "
" tas yang mana ? didalem sini ? "
" bukan, tas sekolah "
dan dia langsung pergi lagi.

jujur, selama dijalan gue penasaran banget. pas sampe rumah gue langsung buru buru masuk ke kamar, kunci pintu, ngubek ngubek tas sekolah gue dan keluar foto taecyeon yang gede, lebih gede dari 4R, gue gatau berapa. trus ada surat, tapi kenapa surat rumah sakit gue ? maksudnya rumah sakit tempat biasa gue kontrol. pelan pelan gue buka suratnya, yang pertama kali gue liat itu surat keterangan dari rumah sakit kalo gue dirawat dirumah sakit itu, ini maksudnya apa ? gue tambah bingung lagi, ini kan surat gue dulu waktu operasi, kenapa dikasih ke gue ? akhirnya perlahan lahan gue menuju ke surat yang dia maksud. dan entah kenapa pas baca lembar kedua itu gue nangis, lebih tepatnya pas bagian " asal lo tau, setiap pulang sekolah gue selalu lewat depan rumah lo yang lama karena disitu banyak banget kenangan kita. jujur, selama gue temenan itu lo yang paling deket, lo bukan gue anggep sebagai temen, tapi sodara " gue ngga tau kenapa gue bisa nangis, dan seumur umur ini nangis gue yang paling parah, karena muka dan mata gue tuh sampe merah banget, merah pekat kayak mau ngeluarin darah, dan sampe tadi pagi pun akhirnya gue ngerasain akibat nangis yang parah itu, pipi, tenggorokan, perut, kepala, sakit semua, dan pusingnya kayak lo belum tidur seharian.

hari ini maju fisika dan gue belum belajar sama sekali, akhirnya abis subuh gue buka lks dan ngerjain latihan soal. karena ngerasa belum cukupilmu banget, gue buru buru sms venna minta diajarin nanti disekolah.

disekolah ternyata gue juga ngga bisa belajar yang lama sama venna karena keburu bel masuk, akhirnya gue minjem catetan venna selama dua jam pelajaran abis itu dibalikin.

jam fisika dimulai, sistemnya kita ngerjain soal sesuai kartu yang nanti kita ambil, kalo dapet joker kita bisa bebas milih soal. pak rudi udah ngacak ngacak tanggal aja tuh, pertama kali yang dia sebut adalah bulan ini yang berarti bulan kedua, akbar alias cepi dipanggil. pak rudi masih nyari pasangan buat cepi, dia mulai main tanggal, karena tanggal satu, gue fikir kiki yang bakalan disuruh maju, tapi ternyata engga, pak rudi bilang 21, mampus ! itu absen gue !! anak anak sekelas langsung pada ngeledekin, dan gue deg degan banget, bukan deg degan diledekin, tapi gue belum siap, dan itu sumpah gue ngga kepikiran apapun ! pak rudi nyuruh maju, majulah gue sama cepi, cepi ngambil kartu, dia dapet lima hati, dia disuruh ngerjain ujikompetensi nomer sebelas. gue ngambil kartu, kata pak rudi ambil yang paling atas aja, yaudah gue pasrah, gue ngambil, dan ALHAMDULILLAH ! GUE DAPET JOKER !! anak anak langsung pada rame. ya Allah sumpah itu gue seneng banget, Allah emang selalu ngasih jalan terus deh dari kemaren. gue inget inget lagi tuh apa aja yang udah gue kerjain, akhirnya gue milih soal lks uji kompetensi nomer lima. pas duduk si dyna langsung bilang gini " sumpah ya sy tangan lo tuh emang beneran berkah banget " terus dia sampe minta berkah dari tangan gue. ya ampun berasa punya aliran sesat gue, udah kalo minta apa apa gue yang disuruh doa. pas gue mulai nyalin soal gue liat lagi ternyata soal nomer sebelas sama lima sama, jadilah gue diledek ledekin lagi, udah ah bubar -_-

sekali lagi akibat nangis semalem, kepala gue rasanya pusing banget, berat banget, pengen buru buru pulang trus tidur, tapi ada les fisika. ketemu mira, katanya ngga jadi les, alhamdulillah.oh iya tapi gue kelupaan sesuatu, ngasih kue ulang tahun ke ika ! tadinya mau ngasih surprise, eh tapi ikanya udah kegeeran duluan, jadinya ngga jadi deh, dan seumur umur ya gue baru tau ada namanya orang ngasih kue ulang tahun sama kardus + plastiknya, yang ulang tahun suruh buka sendiri, masang lilin sendiri, nyalain lilin sendiri, dan nyanyi sendiri, ahaha lagian sih lo ka ngga asik :p

mira-firda-awal-insy-mega

mega-ika

ika-awal

firda-ika

insy-ika

happy birthday yaa chairmate and classmate gue yang udah bersama gue selama tiga tahun, maaf kalo selama ini gue ngeselin karena emang itulah gue, hehe. semoga mendapat ridho dari Allah dan segala yang di indinkan bisa terkabul, aamiin :)

My Pet

Feed them by clicking the surface of the water

TWITTER

CHAT-BOX

 

My Diary Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting